0

Liburan di Malang

Hiyeeiiy…Akhirnya libur musim semi tiba. Haha. Maklum kita ngikut tahun ajaran yang dipakai sekolah internasional. Kalau di sini disebut libur setelah mid semester 2. Okay. Liburan tiba dan saya sudah booking tiket kereta menuju Malang. Sudah lama ingin kembali mengunjungi kota itu. Saya naik kereta ekonomi seharga 65ribu. Ya ada harga ada rupa. Saya dan teman saya beradu lutut dengan penumpang di depan kami. Berangkat pukul 21.56 WIB hari Minggu dan sampai di Malang menurut jadwal sih Senin, jam 7.00 tapi kereta mogok lama dan sampailah kami pukul 8.00. Tak apalah, hari pertama selalu bersemangat dan kami langsung naik angkot menuju terminal dan naik bis menuju Jatim Park 1. Dalam perjalanan menuju Jatim park, kami kagum dengan kota Malang yang dipenuhi bunga-bunga dan pepohonan rindang sepanjang jalan. Banyak taman kota dan pohon-pohon palm besar yang bagi saya mewah. Pasti asyik sekali bersepeda santai di jalanan Malang yang teduh dan lebih sejuk dibanding Semarang. :p

Yeeeiy… Sampai juga di JP 1. Semua sudah banyak berubah. Tempat ini sudah banyak diupgrade bila mengingat kedatangan saya di tahun 2011 lalu. Banyak wahana dan tempat baru di JP group. Dulu saya hanya mengunjungi JP 1. Akhirnya kami memutuskan untuk membeli tiket sakti. What a surprise, tiketnya naik. Menurut informasi yang saya dapat dari internet, tiket sakti seharga 175 ribu bisa dipakai untuk mengunjungi Ecogreen park, JP 1, Batu Secret Zoo dan BNS. Yah, sekarang harganya 275 ribu dengan tambahan tempat yaitu museum angkut dan Museum Tubuh Bagong yang mana kami tidak tertarik pada si Bagong ini. Tapi ya sudahlah, kami putuskan untuk tetap mengambil tiket sakti.

Jatim park 1 2015

Jatim park 1 2015

Tiket Sakti Jatim park

Tiket Sakti Jatim park

Jatim park 1 sangat indah dan semakin lengkap. Kami langsung cepat-cepat ke wahana baru. Yes, I love amusement park. Pertama, kami mencoba pendulum. Gila! Luar biasa sensasinya. Wow! Teman saya langsung KO dan tidak ingin mencoba wahana selanjutnya. Ini dia penampakan pendulum JP 1.

Pendulum Jatim park 1

Pendulum Jatim park 1

Setelah itu saya coba kora-kora. Tidak sehebat kora-kora di Ancol tapi cukup membuat saya mau muntah karena mencobanya setelah pendulum. Saya lanjut mencoba wahana-wahana lainnya, yang mana teman saya memilih untuk istirahat karena mual. Saya tidak mau menyia-nyiakan tiket mahal ini begitu saja. Hehehe. Setelah itu, kami Sholat dan makan. Saya salut dengan tempat wisata ini karena di mana-mana tersedia mushola yang nyaman dan bersih juga toilet yang banyak dan sangat bersih. No.1 memang kebersihan ya. Jelek tak apa asal bersih. Tapi toilet di sana bagus dan bersih bahkan dibuat sesuai tema tempat. Sayang saya tidak foto toiletnya. Ya iyalah..hihihi.

Setelah dari JP 1, kami hendak menuju Batu Secret Zoo, saya sudah tak sabar berfoto dengan fauna di sana, menurut informasi di internet, kami bisa berfoto dengan burung-burung. Teman saya menyarankan untuk mampir sebentar di Ecogreen park. Okelah, karena tadinya kami tidak tertarik, lagi-lagi berdasarkan info dan foto di internet. Betapa takjubnya kami ketika memasuki Ecogreen park semakin jauh. It is a Fantastic spectacular extraordinary brilliant place. We were amazed. Subhanallah…tempat ini indah sekali. The architects must be very thoughtful to build this gorgeous place filled in with gorgeous creatures. Yap, the brids are there! Tadinya saya kira berfoto dengan burung di BS zoo tapi ternyata di Ecogreen park kami bisa berfoto dengan mereka. What an amazing experience. Thanks to tiket Sakti for we felt sorry to miss Ecogreen park if you didn’t mention it. Rasanya tidak ingin pulang dan akhirnya jalan-jalan kami di Ecogreen park memakan waktu lebih dari yang kami inginkan yaitu lebih dari 3 jam. Itu pun kami tidak sempat berfoto dengan burung hantu dan memutuskun untuk mampir berfoto keesokan harinya. Berikut ini penampakan di Ecogreen park.

Eco Green Park ... menakjubkan

Eco Green Park … menakjubkan

Photo3856

Sorenya, kami naik ojek menuju penginapan dekat Batu Night Spectacular. Naik ojek sekitar 1km dari JP 2 seharga 10ribu. Malamnya, kami mengunjungi BNS. yah menurut saya tidak sespektakuler Ecogreen park. Kami agak kecewa karena semua wahana berbayar. Jadi kami hanya masuk ke wahana lampion dan berfoto di sana. Badan sudah capek jadi senyum saya tidak semudah senyum di pagi itu plus kecewa karena ekspektasi saya terlalu tinggi pada BNS.

Keesokan harinya, kami segera bersiap dan check out menuju JP 2. Cukup berjalan kaki sekitar 15 menit dari penginapan kalau mau. Ada angkot menuju JP 2 tapi kami menunggu terlalu lama jadi kami memilih berjalan kaki. Sesampainya di JP 2, kami bergegas menuju tempat berfoto dengan burung hantu. Subhanallah, they were there. Saya memang dari dulu jatuh cinta dengan binatang ini. Ingin memeliharanya tapi tak direstui Ibunda. hik hik…Restu Ibu memang penting ya. Salah satu dari burung hantu tersebut ada yang mau dielus. OMG, Subhanallah…nikmat sekali rasanya mengelus si burung hantu. Cukup mengobati keinginan saya memeliharanya. Saya sampai balik ke tempat itu ketika teman saya pergi ke toilet. Gak mau pulang…ToT

Si owl cantik yang bikin ga pengen pulang

Si owl cantik yang bikin ga pengen pulang

Segera, setelah berfoto dengan mereka, kami menuju Batu Secret Zoo dan kembali terkagum-kagum dengan koleksi hewan BSZ. Banyak hewan yang bahkan saya baru ketahui. They look unreal. Saya juga berfoto dengan hewan nocturnal yang mana saya lupa menanyakan hewan apakah itu karena sibuk ketakutan tapi ingin berfoto.

arsiteknya benar-benar cerdas

arsiteknya benar-benar cerdas

Di dalam BSZ juga terdapat wahana yang kebanyakan untuk anak-anak tapi juga ada yang untuk dewasa, contohnya si Octopus ini. Jangan meremehkannya karena warna-warni, wahana ini lumayan membuat jantungan. Hihihi

Looks fun eh? Indeed, but it's enough to shock me.. :D

Looks fun eh? Indeed, but it’s enough to shock me.. 😀

Tak bisa berlama-lama bermain, kami melanjutkan trip dan sampailah ke area kucing besar. Yang membuat saya kecewa adalah, saya tidak bisa mengikuti sesi foto dengan anak harimau. Huwaaa…..Itulah alasan terbesar saya ingin kembali mengunjungi tempat ini. Kami harus segera pergi menuju museum angkut yang mana luasnya 4 hektar. Waktu menunjukkan pukul 1. Kami makan siang dan lanjut ke museum angkut naik shuttle. Benar, 2 jam di sana tidak akan cukup memuaskan mata kami yang mengagumi koleksi mobil dan motor antik di sana juga arsitektur yang lagi-lagi menakjubkan. Alhasil, kami selesai pukul 3.30 dan harus segera menuju stasiun.

Museum Angkut Malang

Museum Angkut Malang

Teman saya perlu belanja oleh-oleh jadi kami mampir JP 1 untuk membeli oleh-oleh. Saya tidak ingin belanja saat itu karena merasa sangat lelah. Hari ke 2 sangat menguras tenaga dan semangat. Jam 15.45 kami bergegas ke terminal dengan diantar seorang petugas JP yang berbaik hati mengantar kami. Terima kasih bapak. Beliau menyarankan kami untuk naik taxi karena waktunya terlalu mepet. Si sopir taxi minta tanpa argo dan minta 100.000 untuk mengantar kami dari Batu ke Malang. Betul, sangat mepet dan kami pun ketinggalan kereta -___- … Lain kali kami akan gunakan ojek walaupun bayarnya sama bila berdua. Akhirnya, kami naik travel menuju Semarang jam 7 dan sampai di Semarang jam 5 pagi.

Okay. Semoga info terbaru ini cukup bermanfaat bagi anda yang hendak ke Jatim Park group, Malang. 😀