0

Trip ke Singapura 2014 (unfinished)

Singapore Trip 2014
Hai, finally the bonus was coming. Hehe…Setelah kepala penuh ilmu IPC di Malaysia yang bahkan membuat saya enggan untuk berfoto-foto di Malaysia. Hal yang saya tunggu adalah Jalan-jalan di Singapore dan bertemu sohib di sana. Saya dan teman saya menuju Universal Studio. Saya naik kereta jam 22.00 dari Malaysia dan tiba di Singapore jam 7 pagi. Ibu expat saya sudah memesankannya jauh-jauh hari secara online. Keretanya nyaman tapiiii….suhu di kereta seperti di Kutub Utara. Dingin minta ampun. Jangankan saya penghuni Negara tropis, para bule yang memakai pakaian pendek pun mengganti pakaian mereka menjadi serba panjang dan tebal. Ya Allah ya Karim, dinginnya setengah mati. Kalau bukan karena ngantuk berat, saya tidak mungkin bisa tidur.
Berikut ini, penampakan di kereta..

Kereta Malaysia-Singapura

Kereta Malaysia-Singapura

Setelah menggigil kedinginan karena kereta bersuhu es lalu keluar masuk imigrasi di perbatasan Johor Baru dan masuk ke imigrasi Singapore sampailah saya di stasiun akhir. Lalu naik bis dari stasiun ke MRT, cukup membayar 1 SGD. Saya lupa nama area MRT dari stasiun itu, dari situ saya naik MRT menuju Chinatown. Dengan kereta secepat itu, waktu yang dibutuhkan untuk menuju Chinatown sekitar 30 menit. Sesampainya di Chinatown, dengan membawa koper besar dan perut yang lapar saya mencari penginapan yang sudah dipesankan si ibu, namanya Berry Good. Ternyata ada beberapa cabang di sekitar Chinatown. Mondar-mandir samba nahan laper 😥 Akhirnya saya sampai di Berry Good dan numpang mandi karena saya baru bisa check in jam 12 siang. Waktu itu baru jam 8 an.

Ketika traveling ke luar negeri, Wifi layaknya hujan di kala kemarau bagi saya. Untuk memastikan bahwa saya dan keluarga di rumah baik-baik saja plus browsing informasi tempat wisata, saya pun segera konek internet. ToT akhirnya…Sambi menunggu teman saya yang sedang menyeberang dari Batam ke Singapore, saya makan mi instan. Hehe.
Akhirnya, teman saya datang, karena saya lupa member alamat menginap (bego banget), saya putuskan untuk berlari menuju stasiun MRT Chinatown. Taraaaa…akhirnya ketemu. ToT..saya jadi terhura, eh terharu. Here we go, the fun officially began 😀

Sekitar jam 1 siang, kami check in dan bersiap menuju Universal Studio, udah telat bo’..tapi mau gimana lagi. Tiket saya $63 sudah dibookingkan oleh bu expat. Akhirnya kami segera menuju ke US. Maaf saya lupa rute MRT menuju US. Hehehe.

Photo2741

Langsung ajah…sampailah kami di US bukan United State :p tapi Universal Studio. Oh my Allah, it’s a dream come true. You just made it better than what I ever wished. Alhamdulillah…People, they were right, Allah’s plan for us is always perfect. We just need to be thankful and keep doing the right things.

Di sana, kami macam orang bingung karena waktunya tinggal 2 jam untuk wahana-wahana tertentu. Wahana yang paling seru bagi saya yaitu Transformer nest, The Mummy dan Jurassic Park. So much fun at USS.

(unfinished)

0

Jambore Koskas #4 Bogor 1-3 Mei 2015

Jambore Koskas #4 Bogor

Jambore Koskas #4 Bogor

Salam gowes … Highlight di bulan Mei 2015 ini bagi saya adalah ketika saya mengikuti acara tahunan komunitas sepeda yang saya ikuti yaitu Jambore Koskas ke-4 di Bogor. Saya pertama kali menjadi anggota Koskas (Komunitas Sepeda Kaskus) reg. Semarang di tahun 2011. Waktu itu hobi bersepeda sedang booming. Seiring berjalannya waktu, bersepeda tidak lagi terlalu populer saat ini. Tapi kami bukan korban tren bersepeda. Bersepeda memang sudah menjadi hobi kami sampai kapanpun. Bagi saya pribadi, jauh sebelum bersepeda menjadi hobi yang populer, saya sudah jatuh cinta pada hobi ini. Saya senang karena sebagian besar teman-teman komunitas sepeda ini bukan korban tren. Terbukti dengan berlanjutnya acara Jambore Koskas mulai dari Jambore pertama di Yogyakarta, Jambore ke-2 di Bandung, Jambore ke-3 di Semarang dan Jambore ke-4 di Bogor. Jambore #4 ini, awalnya saya tidak begitu tertarik karena belum tahu pasti rencana pada long weekend waktu itu, 1-3 Mei 2015. Akhirnya di bulan Maret, teman saya mengajak lagi. Entah kenapa, sebelum itu pun saya kembali bersepeda tiap sore, rindu sekali rasanya. Alhasil, saya mendaftarkan diri untuk mengikuti Jambore #4. Saya pun semakin excited untuk mengikuti Jambore karena menawarkan Camping, fishing, dan canoeing. Tapi semua itu berubah karena sponsor dan cuaca Bogor yang masih penghujan. Tak apalah, saya tetap senang karena bisa bertemu dengan teman-teman. Okay, karena akan kembali bersepeda dengan teman-teman yang betisnya jago tanjakan, saya mulai latihan setiap akhir pekan. Saya mulai berlatih di tanjakan dekat rumah. Awalnya 3 kali saya harus berhenti untuk istirahat selama menanjak tapi akhirnya cukup 1 kali berhenti sejenak. Masih buruk sih, tapi setidaknya saya berusaha.

Bulan April saya sudah booking kereta menuju Pasar Senen Jakarta. Pertengahan Mei, semua tiket di bawah 200ribu rupiah sudah habis. Hari Kamis tanggal 30 April, saya berangkat dari stasiun Semarang Tawang jam 7.30 malam. Panitia menyarankan saya untuk turun di stasiun Jatinegara karena dekat dengan basecamp, sampai di stasiun Jatinegara jam 2.15 pagi dan dijemput oleh Bunda Hippo dan teman-teman. Wow, Jakarta benar-benar ganas. Para sopir angkot teriak-teriak kasar sekali. Welcome to Jakarta, Baby. Sesampainya di basecamp, saya tidur dengan Bunda dan paginya kami siap berangkat menuju Bogor jam 9 pagi. Banyak teman-teman yang memilih gowes menuju Cisarua, Bogor dan sebagian menggunakan mobil. Perjalanan Jakarta-Bogor bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam saja tapi karena macet menuju puncak dan rehat sejenak untuk sholat Jumat, kami baru sampai setelah 5 jam kemudian. Saya tetap menikmatinya karena bersyukur saya tidak berurusan dengan macetnya Jakarta setiap hari. Sesekali boleh lah bermacet ria dengan teman-teman. Hehe…Sampai di tempat penginapan Laguna Resort Hotel, desa citeko, Cisarua Bogor sekitar jam 2.30 siang. Ini dia penampakannya…

Touch down Laguna Resort, Jambore Koskas #4 Bogor

Touch down Laguna Resort, Jambore Koskas #4 Bogor

Jambore Koskas #4 Bogor

Jambore Koskas #4 Bogor

Malam hari, akhirnya teman-teman gowes dan sohib sampai di penginapan dengan selamat. Gowes dari Jakarta ke Cisarua dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam. Setelah itu, ramah tamah dan briefing kegiatan di hari Sabtu.

Ramah tamah dan Briefing untuk kegiatan di  hari Sabtu.

Ramah tamah dan Briefing untuk kegiatan di hari Sabtu.

Paginyaaa……yeeiy…hari untuk jadwal offroad yang saya tunggu-tunggu akhirnya datang. Offroader berangkat jam 7 pagi karena khawatir ada sistem buka tutup, maklum jalur puncak macet cyiin…Trek Nu Rindu Alam puncak Bogor benar-benar trek yang oke untuk pemula seperti saya. Cuaca saat itu Alhamdulillah cerah mendung ceria. Baru kali ini saya sangat menikmati gowes offroad. Ada tanjakan yang cukup bikin amsyong tapi saya bisa lewati dengan tetap gowes tapi dengan beberapa kali istirahat beberapa menit. trek kali ini benar-benar membuat saya ketagihan offroad. Sepeda pinjaman pun sangat nyaman dengan badan. Saya jadi galau ingin mengganti si Berry. hihihi…tapi buat apa pula, saya tidak aktif ber-offroad ria. 😀 Setelah itu, kami sampai lagi di penginapan sekitar jam 13.30. Saya cuci sepeda sebentar lalu bergegas mandi dan sholat.

Malamnya, kami berkumpul untuk acara bagi doorprize. Makan malam kali ini ala barbeque, ada ayam, sosis dan jagung. Saya mendapat jaket sebagai doorprize, lumayan bisa buat oleh-oleh orang di rumah. 😀 Hari Minggu, hari ke-3 Jambore koskas #4 pagi itu adalah bermain dan berbagi dengan anak-anak yatim di sekitar penginapan. Para anggota Jambore sudah membawa 2 kado untuk diberikan kepada anak-anak. Menyenangkan sekali..saya senang ide acara ini. Ketika acara hampir selesai, hujan datang. Siangnya kami makan siang dan kumpul untuk menutup event ini. Di sesi penutupan yang dibawa oleh host Om Basyir, kami benar-benar dibuat sakit perut karena banyolannya yang mengocok perut, salah satu bahan candaannya adalah saya. 😀 Gokil banget Om Basyir. Lucunya ga ketulungan.

Setelah penutupan, kami mulai berkemas untuk pulang. Sebagian teman-teman gowes menuju Jakarta. Saya dan teman saya diantar oleh salah seorang panitia menuju stasiun Pasar Senen, takut kena macet jadi kami buru-buru pergi setelah berpamitan dengan teman-teman. Saya cium tangan Bunda Hippo dan pamit. Saya sangat bersyukur bisa mengikuti acara ini karena mendapat pengalaman baru, bertemu sohib tersayang, bertemu teman-teman dengan hobi yang sama teman-teman juga panitia yang sangat memperhatikan dan memberi kenyaman pesertanya.

Viva La Koskas <3

Viva La Koskas ❤

Viva La Koskas :*